Rabu, 15 Oktober 2014

Perkembangan "Game Online"

          Anak-anak zaman sekarang tak asing lagi dengan gadget dan teknologi. Terbukti semakin berkembangnya teknologi membuat permainan game online. Tentunya hal ini merupakan kebahagiaan tersendiri bagi para gamers. Dalam 10 tahun terakhir game online telah mengalami kemajuan yang sangat pesat. Game saat ini tidak seperti game terdahulu, jika dulu game hanya bisa maksimal dimainkan dua orang, sekarang dengan kemajuan teknologi terutama jaringan internet, game bisa dimainkan lebih dari 100 orang sekaligus dalam waktu yang bersamaan. Walaupun game ditujukan untuk anak-anak, tidak sedikit pula orang dewasa kerap memainkannya bahkan tidak sedikit yang menjadikannya pekerjaan dan mendapat penghasilan dari bermain game.




          Perkembangan game online sendiri tidak lepas juga dari perkembangan teknologi komputer dan jaringan computer itu sendiri. Meledaknya game online sendiri merupakan cerminan dari pesatnya jaringan computer yang dahulunya berskala kecil (small local network) sampai menjadi internet dan terus berkembang sampai sekarang. Game Online saat ini tidaklah sama seperti ketika game online diperkenalkan untuk pertama kalinya. Pada saat muncul pertama kalinya tahun 1960, computer hanya bisa dipakai untuk 2 orang saja untuk bermain game. Lalu muncullah computer dengan kemampuan time-sharing sehingga pemain yang bisa memainkan game tersebut bisa lebih banyak dan tidak harus berada di suatu ruangan yang sama (Multiplayer Games).Lalu pada tahun 1970 ketika muncul jaringan computer berbasis paket (packetbased computer networking), jaringan computer tidak hanya sebatas LAN saja tetapi sudah mencakup WAN dan menjadi Internet. Game online pertama kali munculkebanyakan adalah game-game simulasi perang ataupun pesawat yang dipakai untuk kepentingan militer yang akhirnya dilepas lalu dikomersialkan, game-game ini kemudian menginspirasi game-game yang lain muncul dan berkembang. Pada tahun 2001 adalah puncak dari demam dotcom, sehingga penyebaran informasi mengenai game online semakin cepat.

          Menurut Ligagame Indonesia (ligagames.com), game online muncul di Indonesia pada tahun 2001, dimulai dengan masuknya Nexia Online. Game online yang beredar di Indonesia sendiri cukup beragam, mulai dari yang bergenre action, sport, maupun RPG(role-playing game). Tercatat lebih dari 20 judul game online yang beredar di Indonesia. Ini menandakan betapa besarnya antuiasme para gamer di Indonesia dan juga besarnya pangsa pasar games di Indonesia. 



            Disisi lain game online juga mempunyai dampak negatif.  Kebanyakn bermain game dapat mengganggu proses tumbuh kembang anak, antara lain seperti masalah sosial, dimana anak lebih banyak menghabiskan waktu untuk bermain dengan mesin (bukan manusia), anak-anak bisa merasa canggung dan kurang nyaman apabila sedang bergaul dengan temannya. Masalah komunikasi juga berpengaruh, karena kegiatan berkomunikasi bukan sebatas berbicara dan mendengarkan kalimat yang terucap, tetapi juga membaca ekspresi lawan bicara. Anak yang kurang sering bersosialisasi biasanya kesulitan melakukan hal ini. Serta adapula gangguan-gangguan kesehatan, seperti sakit kepala, nyeri leher, gangguang penglihatan, insomnia, dll karena menatap layar video games secara konstan dalam waktu yang lama.

          Oleh sebab itu peran orang tua dalam mengawasi dan mengontrol kegiatan anak-anaknya sangat dibutuhkan. Bermain game online boleh, tetapi jangan sampai lupa waktu. Kita pikirkan pula dampak dan resikonya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar