Waktu berputar, tahun berganti, dan zaman pun berubah. Tidak ada yang abadi di dunia ini, setiap perubahan akan membawa dampak perubahan pada bidang lain. Yang dulunya begitu, sekarang menjadi begini. Perbedaan zaman membuat banyak perbedaan yang terjadi pada generasi muda. Tidak mungkin kita menyamakan generasi muda zaman dulu dan sekarang, karena sangat jelas sekali kondisinya saja sudah berbeda,
Pemuda merupakan penerus perjuangan generasi terdahulu untuk mewujudkan cita-cita bangsa. Pemuda menjadi harapan pada setiap kemajuan didalam suatu bangsa. Pemudalah yang dapat
merubah pandangan orang terhadap suatu bangsa dan menjadi tumpuan para generasi
terdahulu untuk mengembangkan suatu bangsa dengan ide-ide ataupun gagasan yang
berilmu, wawasan yang luas, serta berdasarkan kepada nilai-nilai dan norma yang
berlaku didalam masyarakat. Pemuda dalam tiap masa selalu menjadi tulang
punggung sebuah perubahan.
Namun dengan seiring berjalannya waktu, gaya hidup pemuda zaman dulu dengan sekarang sangat berbeda sekali. Perubahan gaya hidup (life style) pemuda zaman kini tak lepas
dari perubahan budaya dan pola pikir yang dianut oleh masyarakat yang
bersangkutan. Pemuda lebih senang dengan hal-hal yang serba instan, otomatis,
dan cenderung kebarat-baratan. Hal itu dapat kita lihat dalaam bentuk rambut,
pakaian, maupun sepatu dan lain-lain. Itu dimungkinkan karena alam modern
menyediakan berbagai macam alternatif dalam kehidupan. Manusia hanya memilih
mana yang suka, tidak suka, cocok maupun tidak cocok. Akibatnya sangat fatal,
budaya asli yang dulu menjadi tonggak budaya masyarakat menjadi terkubur oleh
budaya baru yaitu budaya modern yang tidak lain adalah budaya barat. Tak hanya itu. pemuda zaman sekarang masih terkesan acuh
terhadap masalah-masalah sosial di lingkungannya. Pemuda-pemuda saat ini telah
terpengaruh dalam hal pergaulan bebas, penyalahgunaan narkotika, kenakalan
remaja, bahkan kemajuan teknologi pun yang seharusnya membuat mereka lebih
terfasilitasi untuk menambah wawasan ataupun bertukar informasi justru malah
disalahgunakan. Tidak jarang kaum-kaum muda saat ini yang menggunakan internet
untuk hal-hal yang tidak sepatutnya dilakukan seorang pemuda, seperti membuka
situs-situs porno dan sebagainya. Padahal zaman sekarang pendidikan semakin bagus, pastinya pemuda zaman sekarang lebih unggul. Namun ternyata faktanya dibuktikan bahwa pemuda zaman dahulu lebih tekun daripada zaman sekarang. Pemuda zaman sekarang terkadang tidak memanfaatkan
untuk mencari ilmu dan meningkatkan pendidikan meskipun fasilitas pendidikan
jelas jauh lebih daripada dulu.
Untuk itu pemuda diharapkan mampu bertanggung jawab
dalam membina kesatuan dan persatuan NKRI, mengamalkan nilai-nilai yang ada
didalam pancasila agar terciptanya kedamaian, kesejahteraan umum serta
kerukunan antar bangsa, serta semangat nasionalisme yang tinggi dalam
pembangunan nasional.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar